Tuesday, 28 May 2013

Katakan ‘Tidak’ untuk menunda


Mata kulaih : Penulisan II 
Argumentasi
Dosen         : Nova Darmanto

            Disiplin waktu. Hampir semua orang paham dengan arti disiplin pada waktu. Namun, masalahnya tidak semua orang mengerti bagaimana cara mendisiplinkan waktu mereka. Banyak hal yang membuat orang-orang lebih memilih menunda pekerjaan dibanding untuk bertindak mengerjakan. Mengapa demikian? Sikap seseorang yang bermalas-malasan dan menolak untuk melakukan tugasnya saat itu juga adalah disebut menunda.
            Kemalasan wujud dari pola pikir , sebuah kebiasaan. Sebuah kebiasaan dikembangkan ketika seseorang melakukan sesuatu secara konsisten. Alasan utama dari kemalasan adalah kurangnya tujuan yang jelas dalam hidup. Tanpa tujuan yang jelas, maka menjadi tidak termotivasi dan itu sebabnya kita menunda. Perhatikan orang-orang yang termotivasi selalu memiliki fokus dan aura menjanjikan di setiap langkah-langkahnya. Di sisi lain, orang tanpa tujuan dan kekurangan motivasi akan menjadi malas. Ketika malas, maka akan menjadi para penunda.
Pastinya, pada saat-saat tertentu ada perasaan bersalah karena telah menunda  suatu kegiatan apapun. Ada masa dimana sebuah kata menunggu “waktu yang tepat” menjadi alasan yang seakan-akan tepat untuk mereka berikan. Menginginkan hal yang sempurna sehingga seseorang rela menghabiskan begitu lebih banyak waktu untuk mempersiapkan pekerjaan tersebut sampai-sampai tidak sadar telah merugikan atau membiarkan waktu yang seharusnya dapat dipergunakan untuk pekerjaan lain. Seseorang yang selalu ingin dinilai sempurna oleh orang lain sebenarnya sering kali membuat tugas mereka kelihatan lebih sulit dari seharusnya.
Sebaliknya, sebagian orang bermasalah dengan berbagai macam pekerjaan yang membuat hari-hari mereka dipenuhi berbagai banyak aktivitas dalam waktu ke waktu. Tidak yakin dengan apa yang harus dikerjakan karena tidak tahu harus darimana memulai. Dengan begitu banyak pekerjaan, waktu yang tersedia terlalu sedikit. Jika menghabiskan delapan jam sehari untuk tidur dan delapan jam di kampus, maka kita hanya memiliki waktu tersisa delapan jam untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan yang dimiliki setiap harinya. Dan semua itu tidak dapat terlaksana bila menunda menyelesaikan salah satu pekerjaan. Tidak heran bahwa beberapa orang berkata mereka tidak punya waktu.
Terkadang, ketika seseorang bersikap menunda mengerjakan suatu pekerjaan, pekerjaan tersebut akan diselesaikan oleh orang lain yang merasakan keharusan ataupun kebutuhan untuk menyelesaikan. Strategi untuk mematahkan sikap menunda ini adalah dengan belajar bagaimana menghormati kepentingan orang lain. Berpikir pertimbangan konsekuensi maka akan menyadari dan menghargai tindakan orang lain yang memang harus dipertanggung jawabkan.
Mengerti bahwa seorang guru berdedikasi baik terhadap muridnya. Mengerti bahwa ketika guru memberikan tugas dan pekerjaan, mereka harus menandai semua pekerjaan anak muridnya, sedangkan kita hanya perlu menyelesaikannya sekali. Mengerti bahwa seringkali seorang teman menjadi orang yang akan berada bersama untuk memberi dukungan moral. Jangan lupa untuk menghargai diri kita sendiri sama baiknya sama seperti orang lain yang layak mendapat rasa hormat dan dihargai tanpa diberikan secara cuma-cuma. Dengan pola pikir yang benar, kita akan lebih mudah mengatasi pekerjaan apapun yang datang dan dapat mengatasi masalah penundaan.
Hal lain, ketika seseorang tidak yakin dengan beban pekerjaan maka cenderung kembali menunda. Mengembangkan perasaan sulit. Perasaan semacam itulah yang menyebabkan seseorang menunda. Cobalah untuk menciptakan afirmasi yaitu pernyataan pendek yang positif yang akan memberi motivasi besar pada diri sendiri. Biarkan afirmasi-afirmasi menguatkanmu. Mengakui alasan-alasan mengapa seseorang khawatir dan mau menghilangkannya itu lebih penting dari terus menerus mengkhawatirkan.
Masalah lain, ketika seseorang merasa lelah dengan pekerjaan yang dapat dilakukan adalah berhenti untuk sementara. Dibutuhkan istirahat. Tidur nyenyak selama 15 sampai 30 menit sudah membuat pikiran berada pada istirahat total dan dibersihkan dari pikiran-pikiran yang mengganggu tentang pekerjaan ataupun masalah yang membebankan. Jika memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan esok hari, beritahu orang disekitar bahwa pekerjaan tersebut harus diselesaikan esok hari bahkan lebih cepat. Dengan demikian, mengatakan pada semua orang  mengenai keinginan maka menempatkan diri sendiri dalam posisi siap menunjukkan. Sebuah janji telah dibuat dan perlu ditepati. Hal ini yang akan memberi motivasi cukup untuk memulai dan menyelesaikan pekerjaan tersebut.
Seseorang menunda karena berpikir selalu ada waktu untuk mengerjakan sebuah pekerjaan. Tetapi apa yang terjadi bila menunggu di detik-detik terakhir sebelum memulai pekerjaan itu lebih cenderung terburu-buru dalam pekerjaan atau dalam situasi terburuk, kehabisan waktu dan tidak dapat menyelesaikan. Dengan kalender mundur dan pola pikir yang membuat seseorang dapat melihat konsekuensi tindakan mereka. Alasan-alasan dapat bersifat nyaman yang membuat menunda menyelesaikan pekerjaan. Alasan ada dimana-mana dan sangat mudah diciptakan, tetapi tidak berarti harus digunakan sebagai alasan untuk menunda.
Mengapa ada orang yang dapat menangani begitu banyak pekerjaan dan menyelesaikan pada waktunya, sedangkan ada pula orang lain kewalahan oleh tugas yang termudah sekalipun? Jawabannya ada pada kemampuan mengelola waktu masing-masing dari mereka. Banyak orang merasa bahwa waktu selalu meluncur pergi dan tidak dapat dikendalikan. Orang-orang yang dikendalikan oleh waktu. Jika dapat mengelola waktu dengan baik, maka pasti dapat mengendalikannya.
Prinsip pokok komitmen adalah terus menerus memperbaiki diri. Ketika seseorang berkomitmen, maka ia yakin bahwa ia memiliki keinginan untuk menyelesaikan apapun yang telah ditetapkan oleh pikiran. Prinsip komitmen untuk menyelesaikan, memastikan bahwa sesuatu yang dimulai harus segera diselesaikan.
Prioritaskan dan lakukan hal yang benar pada waktu yang tepat, dapat secara efektif mengontrol waktu dan membuat kehidupan menjadi lebih berarti. Tata kelola setiap jam, menit, detik. Lakukan perubahan, terapkan prinsip 30 detik dan jangan menunda. Secara efisien menggunakan waktu, membebaskan lebih banyak waktu atau diri sendiri. Kelola menit-menit dan waktu sehingga dapat mengelola hidup kita.
            Lakukan apa yang telah dikatakan, bertindak berdasarkan apa yang sudah diucapkan. Luangkan waktu untuk memikirkan apa yang  ingin dicapai dan rumuskan sebuah rancangan untuk meraih target. Gunakan strategi-strategi yang disarankan untuk mendorong mencapai hasil yang diinginkan dan tidak menyianyiakan waktu dan umur yang singkat.

Teok Aik Cher, 2012. Mengapa Menunda?- Mengapa Bertindak? -Mengapa Menyederhanakan?. Indeks; Jakarta.

Tuesday, 30 April 2013

"kuatkan aku, bu"


Berikut cerpen yang sengaja gue tulis untuk mengikuti kompetisi dengan tema "Perempuan Dalam Cerita" oleh Ika Natassa di blog pribadinya.

            Aku. Panggil saja aku dengan gadis tanpa senyum. Wajahku selalu terlihat murung, begitu sapa teman-temanku. Mereka hanya tahu sedikit tentang kepribadianku. Aku tak jarang diam, tak sering juga berbicara. Pikiranku dipenuhi tanda tanya besar mengapa aku dilahirkan menjadi aku. Bukan dia, ataupun dia. Dengan mata menunjuk kearah perempuan-perempuan yang berlalu lalang dihadapanku.
            Kehilangan, sebuah kata singkat yang sangat menyakitkan untuk dirasakan. Kecilku, sudah mengajarkan betapa berharganya orang lain bahkan benda sekalipun sebelum akhirnya kami harus kehilangan. Sepeda roda empatku, berwarna merah muda dan memiliki keranjang di bagian depannya sempat menjadi teman bermain saat aku berumur balita, tapi aku harus kehilangan itu karena seorang pemulung mungkin lebih layak mengambil dan mempergunakannya. Pikirku di masa sekarang.
            Kehilangan seseorang terdekat lebih menyakitkan dari apapun. Ibu, aku kehilangan kasih sayang serta perhatiannya. Sesosok ibu yang tak bisa lagi aku temui. Wajahnya yang cantik, hanya tidak lebih dari 24 jam dalam 365 hari aku dapat menjumpainya. Apakah adil? Perpisahan dengan ayah berdampak buruk buatku. Jiwaku sepi, tak terarah dan hilang.
            Mataku tertuju pada anak perempuan yang sedang berjalan dengan ibunya, sangat menyenangkan melihat keakraban diantara mereka. Keirianku sering kali muncul setiap momen seperti ini sesekali aku khayalkan. Pada mereka yang begitu mudah menceritakan keluh kesah satu sama lain, tanpa canggung seorang anak kepada ibu ataupun ibu kepada anaknya. Aku lupa bentuk perhatian dan kasih sayang ibu, berbagai macam pesan ibu kepada putrinya. Anak itu menggandeng lengan ibunya yang berparas cantik tidak jauh cantik dengan dirinya.
            Lamunanku berhenti pada perempuan yang hampir lima tahun meramaikan rumah serta mendampingi ayah menghidupkanku. Walau secara kasat mata ia pantas menjadi seorang ibu, bagiku ia hanya sesorang wanita dewasa yang belum memiliki pola pikir dan hati sesdewasa umurnya. Umurku yang memasuki kepala dua berusaha membiarkan dirinya mendidik seperti apa yang ia inginkan.
“kamu jangan makan di luar kalau di rumah ada makanan layak untuk di makan”
“kamu jangan menerima uang lebih selain uang jajan dari ayahmu”
“kamu jangan meminta ayah untuk mengantarmmu”
“kamu harus merapikan dan bantu membersihkan isi rumah setiap paginya”
“kenapa ayah lebih perhatian kepadamu dibanding ibu”
Larangan, keluhan, peraturan lain seakan membuatku jenuh. Menyuruhku untuk berontak. Menyudahi kebatinan perasaanku. Harapanku mendapatkan kedekatan hangat dengan sesosok Ibu tidak mungkin aku dapatkan. Hubungan kami masih teramat dingin. Aku tak ingin memiliki peraturan jauh dari ayah bertemu dengannya. Aku ingin kembali pada hak-hak ku layaknya seorang anak dengan orang tua mereka. Hubungan wajarnya orang tua terhadap anak mereka tanpa harus ada yang membatasi.

                                                                                    ***
“Maafkan ibu, nak. Hanya ayah yang tahu betul mengapa ayah dan ibu memutuskan hubungan sepasang suami istri”
Kalimat itu memberi penjelasan bahwa aku belum benar-benar mengerti dan paham dengan permasalahan mereka. Entah aku tak perlu tahu bahkan tak usah tahu sama sekali dengan alasan mereka. Yang jelas, keakraban ku berkurang semenjak perpisahan beberapa tahun dengan ibu
“aku berat bu terbuka dengan ibu, ingin sekali menceritakan masa remajaku kepadamu namun, rasa canggung itu seakan menahanku untuk membuka mulut untuk bercerita.” Ucapku dalam hati saat aku berhadapan dengan ibu.
“Ibu ga kangen sama ayah?” pertanyaan selugu itu aku tujukan padanya.
Ibu hanya diam dan tersenyum manis.
“Ibu ga sedih?” melanjutkan rasa penasaranku.
Matanya terlihat mulai berkaca-kaca dan mulai mengeluarkan sepatah dua patah kata, “nak, ini sudah takdir Tuhan memisahkan Ibu dengan ayah. Ayahmu yang memiliki hak penuh memutuskan hubungan ibu dengan ayah dan ibu dengan kamu. Ibu tidak bisa berbuat apa-apa lagi.”
“Tapi bu, ibu ga tau rasanya tinggal sama orang yang tidak sejalan dengan kami.” Balasku.
“Ibu paham, nak. Kamu harus kuat, yang sabar sebagai anak Ibu kamu harus nurut dengan ayah dan ibu barumu disana. Ibu tidak benar-benar dapat mengurusmu total kalau hak asuhmu ada di tangan Ibu.” Jelas Ibu.
“Sabar sampai mereka memutuskan untuk berpisah seperti ibu dengan ayah?” tanyaku bergejolak.
“Husss kamu ini, jangan mendoakan yang tidak baik seperti itu. Doakan selalu yang baik-baik untuk kebahagiaan ayah dan juga kebahagiaanmu.” Tegas Ibu.
Secara tidak sadar, aku merasakan percakapan hangat dengan Ibu. Kejadian yang begitu sulit dapat aku rasakan. Mencintai Ibu, haruskah aku tetap mencintai Ibu di tengah keadaan seperti ini? Ia tak lagi mengurusku. Jauh dari kegiatan hari-hariku. Tak lagi mengenal siapa aku di masa remaja hingga sekarang.
“Ibu akan selalu mendoakanmu walau jarak membatasi kita, nak” kalimat itu, kalimat yang membuat aku yakin bahwa ibu akan tetap menjadi sesosok Ibu yang melahirkanku, memberi banyak pola didik di masa kecil yang tak lagi dapat aku rasakan di usia seperti sekarang. Untuk masa depanku, cara didik Ibu memberikan banyak pelajaran bagaimana aku suatu saat nanti menjadi sesosok Ibu yang juga akan memiliki seorang anak.
                                                                        ***
Aku menemukan pilihan terberat. Melanjutkan sekolahku di Jakarta atau luar kota. Ayah melarangku untuk jauh dari keluarga, namun rasa keinginanku untuk mencoba mandiri lebih besar dari ketakutan itu semua. “Aku ingin menemukan jati diriku sendiri, yah” namun ayah tetap saja melarang dengan keras.
Tak lagi ada yang dapat memberikan aku masukan selain guru di sekolah. Ia menyarankan untuk mengikuti saja apa yang ayah mau. Aku pun bersikeras untuk menetap di luar kota, selain tidak harus bertemu dan merasakan konflik batin dengan Ibu tiriku, aku dapat menata kehidupan baru lebih baik. Itulah alasan yang juga aku sampaikan pada ayah. “Aku akan menjadi diriku yang jauh lebih baik, yah. Tidak akan mengecewakan keluarga.”
Dengan berat rasa, Ayah memberikan izin padaku. Ayah melepas putrinya untuk menempuh pendidikan di kota lain. Perasaan senang bercampur sedih membuat aku semakin kuat melepas permasalahan-permasalahan yang sempat berputar dipikiranku. Aku akan melanjutkan masa depanku disana. Membuat Ibu bangga. Memberi yang terbaik untuk ayah dan menjadi sesosok perempuan Dewasa bagi orang-orang yang ada buatku. Gadis tanpa senyum akan kembali menjadi Gadis ceria penuh senyum. Itulah tekadku.

Friday, 12 April 2013

Don't too fast don't too easy

Definisi sayang secara gue pribadi adalah menyayangkan sesuatu yang hilang, rusak dan merugikan buat pribadi masing-masing. sayang kan?
Gak gitu juga sih haha itu lelucon aja kok.
Jadi gini ders, seminggu ini seakan otak gue diajak muter semuter-muternya untuk nemuin satu titik yang diinginin sama hati gue.
sore tadi.. gue cuci otak sama anak-anak ngawur, dan akhirnya menemukan jalan keluar atas tanda tanya dalam hati gue.
emang wajarnya.. perasaan seseorang bisa berubah kapanpun dan dimanapun, tapi yang namanya perasaan ga cuma sayang aja kan?
biasanya seseorang yang mengawali ketertarikan pada seseorang itu pertama, fisikly.
berawal dari suka, yang kemungkinan besar menjadi sebuah obsesi, penasaran dan ingin memiliki.
rasa sayang itu ga muncul gitu aja tanpa sebab, banyak kriteria-kriteria yang perlahan muncul yang ngebuat rasa sayang itu mulai hadir.

gue punya tips gimana caranya cari tau kadar perasaan sang gebetan dengan lo >>
pertama: yang harus ada di pikiran lo, masa-masa pdkt itu emang selalu manis. cowok/cewek kalo udah obsesi ya apapun juga akan dilakuin demi orang yg dia suka.
kedua : kepo via socmed, seberapa jauh ke kepoan lo tentang masa lalu dan kesehariannya dia sekarang.
ketiga : kepo lewat temen-temen deketnya, paling engga satu aja lo kenal biar bisa tanya beberapa hal yang ga buat lo mati penasaran siapa dibalik gebetan lo itu.
keempat : kenalin lebih dalam sifat, sikap diri lo di depan dia dan sebaliknya. sebelum ke jenjang berikut, kalian harus sama-sama yakin kenyamanan satu sama lain.
kelima : minta dukungan atau pendapat dari orang-orang yang kenal sama kalian tentang hubungan kalian. walaupun sebagian orang banyak yg berasumsi kalo sebuah hubungan itu yg nilai yang ngejalanin, tapi orang-orang sekitar masih berhak menilai deh, yakin. di dunia ini ga cuma lo dan lo aja derss !
semua butuh proses, ga ada yang manis datang secepat itu, sesuatu yang baik ga boleh terburu-buru, ga boleh ada paksaan dan ga boleh tanpa niat.
niat baik harus diakhiri dengan sesuatu yang baik pula :)

Sunday, 10 March 2013

welcome 19


Happy Sunday Ders ^_^
gue mau cerita tentang ulang tanggal dan ulang bulan gue yang tepat hari sabtu kemarin, 9 maret 2013 umur gue ilang satu alias angkanya bertambah satu jadi 19 tahun. horee \(/.\)/
waktu semakin ga terasa aja ya ders jalannya, tahun lalu masih di kerjain sama temen sekolah dan sekarang udah ga sama-sama mereka lagi.
dari tahun ke tahun, perasaan yang gue rasain di hari ulang tahun ga jauh berbeda yang pasti bahagia dan terharu.
yang bikin beda, momentnya..
ga terlalu mau bahas yang lalu-lalu juga sih, intinya setiap tahun dari gue umur 10 tahun dan udah ngerasain punya banyak temen disekolah, gue seneng dapetin ucapan dan beberapa kado dari masing-masing mereka.
ketika memasuki remaja dan punya someone spesial yang jelas lebih berasa lagi dong diperhatiin dan disayang karena mereka.
berikut beberapa ucapan yang sempet gue capture:

ini dari dewi deviarini, awang, suci, mereka sahabat semasa SMA gue :)



 


























and then terakhir, kado dari temen deket sejak di kampus nih : @Astryes @RaniSGT @Fxdimas dan @hnymrtn
dari tahun ke tahun yang gue harap di umur gue yang baru cuma satu, be better person!
jadi seseorang yang bisa lebih baik lagi ke depannya, lekas menjadi dewasa yang lebih shalihah dan berguna buat semua orang yang ada di deket gue.
tolong ingetin gue disaat umur gue mendekati angka 20 ya :')

thanks guys~

Tuesday, 5 March 2013

Anak layangan Indonesia?

Ini essay yang gue tulis untuk mengikuti kompetisi esai di UIN Jakarta dengan tema "Ini Indonesiaku"

Kenal bahasa atau istilah Alay? Alay merupakan akronim dari Anak Layangan yang memiliki beberapa penafsiran sendiri. Diantaranya ada yang mengartikan bahwa karena Layangan atau permainan layang-layang merupakan jenis permainan yang sekarang tidak lagi populer dibandingkan social media, akhirnya membuat Anak Layangan memiliki penafsiran sebagai anak yang kuno atau norak. Disadari atau tidak, peran social media sebagai media komunikasi diantara para remaja juga berpengaruh dalam bagaimana mereka berbahasa, bagaimana mereka menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
            Dalam setahun terakhir kata-kata yang dipakai oleh sebagian anak-anak Indonesia seolah berubah drastis dari sebelumnya. Ada yang menyebut bahwa mereka memakai bahasa alay (anak layangan) atau apalah yang pasti bahasa mereka sekarang telah menyimpang jauh dari Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dalam beberapa pendapat yang lain juga menyebutkan bahwa Alay merupakan akronim dari Anak Lebay (Berlebihan).
Salah satu faktornya, Perkembangan internet kini sudah begitu pesat. Salah satu bagian atau produk dari internet itu adalah social media. Diawali tingkat keeksistensian website seperti Friendster di awal tahun 2000-an kemudian diikuti Facebook di tahun 2004 dan yang terakhir adalah Twiter merupakan contoh dari beberapa social media yang sekarang sedang marak-maraknya digunakan oleh para remaja.
Dengan kehadiran social media twitter yang membatasi jumlah kata yang bisa mereka pakai untuk berkomunikasi. Akhirnya sebagai solusi untuk mengatasi ini semua para remaja memilih untuk memakai berbagai macam singkatan dalam percakapan mereka, tidak jarang singkatan-singkatan yang dipakai merupakan singkatan yang tidak lazim, dan hanya mereka dan sebagian orang saja yang mengerti dengan singkatan tersebut.
Karakteristik dari bahasa alay ini adalah dengan menggunakan variasi huruf besar dan kecil dalam satu kata, terdapat pula sisipan angka atau symbol dalam kata tersebut. Seperti contoh: “H4i”, “k4Mu” dan sebagainya. Yang paling baru adalah penggunaan kata-kata “ciyus” untuk menggantikan serius, “miapah” untuk “demi apa”, dan “enelan” untuk menggantikan “beneran?”. Bahkan sampai ada kamus khusus  untuk kata-kata tersebut.
Peran social media disinilah sangat besar, apalagi sebagai media penyebaran kata-kata tersebut. Di twitter sendiri ada yang dinamakan trending topic, yaitu kata-kata yang paling banyak dipergunakan oleh para pengguna twitter. Indonesia sebagai salah satu pengguna terbesar twitter, maka jangan aneh jika terkadang isi dari trending topic tersebut merupakan dari Indonesia. Jika kata-kata alay ini menjadi trending topic di twitter maka bisa dipastikan, dia akan menyebar begitu cepat di dunia social media.
Tidak menutup kemungkinan, di negara-negara lain memiliki keunikan tidak jauh berbeda dengan apa yang remaja Indonesia trendkan seperti ini. Namun tetap saja hanya Indonesia yang memiliki ciri khusus. Hanya anak-anak Indonesia yang memiliki kamus berbahasa khusus keseharian mereka. Bagi mereka yang mendukung adanya bahasa-bahasa seperti ini, akan menganggap bahwa hal itu tidaklah terlalu penting dan mengancam bahasa Indonesia itu sendiri, karena menurut mereka bahasa semacam ini  bersifat sementara, hanya selama periode tertentu dipergunakan, bila sudah selesai masanya maka akan muncul bahasa baru lagi dan bahasa yang lama akan mulai tergantikan. Mereka yang setuju beranggapan bahwa bahasa-bahasa seperti ini tidak bisa dihilangkan begitu saja karena mereka menganggap bahwa ini termasuk kedalam kreatifitas remaja.

Friday, 8 February 2013

be better, please

Assalamualaikum ders :')
kali ini gue mau sedikit ngeluapin beban pikiran gue sebelum jatohnya jadi depresi *halahlebay
pernah ga ngerasa satu pun orang ga ada yang ngerti perasaan dan keinginan lo?
bersyukurnya ya buat kalian yang ga pernah ngerasain hal itu, gue salut berarti semua keinginan dan kebutuhan lo terpenuhi :)
ders.. ada kalanya, semangat seseorang terseok-seok kehilangan arah buat nemuin satu titik tujuan mereka, keinginan mereka ga sesuai sama apa yang ia mampu untuk mendapatkannya.
gue termasuk yang lemah, gampang matahin semangat gitu aja, mood dirusak sedikit ngebuat semua jadi ancur berantakan.
satu sifat yang gue harap bisa ilang itu emosional, gue pemarah dan kadang pendendam dengan sesuatu yang buat gue sakit hati. entah itu perkataan, sikap atau apapun.
muka gue ga bisa bohong, hampir semua orang bisa nebak muka gue yang terbebani banyak hal tanpa mereka paham dengan beban-beban apa aja yang buat gue lebih sering terlihat murung.
guys, gue mau ceria bahkan gue mau selalu tertawa lepas bareng kalian tapga menutup kemungkinan semua itu fake.
mulut bisa bohong tapi rasa ga bisa bohong, gue bilang 'gpp' tapi rasa ada apa-apa.
gue bilang baik-baik aja tapi faktanya keadaan di dalam diri gue ga sebaik yang gue tunjukin.
gue ga bilang mau dapetin itu, tapi rasa untuk dapetin ternyata lebih besar dan itu malah jadi beban gue, gengsi untuk mengungkapkan.   
gue bilang mampu tapi nyatanya gue ga sanggup, gue bilang ga mampu tapi sebenernya rasa males itu yang nutup gue jadi ga mampu. bukan bener-bener ga sangguup..
ini kesalahan gue, kesalahan karena ga mau berontak melawan keterpurukan yang akan merusak masa depan gue.
kesalahan karena membiarkan diri gue terus dibodohi karena keinginan tanpa pembuktian.
kesalahan karena gue terlalu menggunakan perasaan yang ga sebalance logika.
kesalahan karena menilai kemampuan gue ga lebih dari sebagian orang-orang lain di luar sana.
kesalahan karena gue ga jarang menyalahkan diri sendiri.
kesalahan karena gue kurang tegas sama kemauan.

Perubahan dimulai, bismillahirohmanirohim O:)

Saturday, 2 February 2013

fallin' in love with owl ^_^

hai ders (re: readers)
malam ini gue mau bahas tentang keanehan gue yang tiba-tiba suka sama binatang malam yang lebih dikenal dengan hewan menyeramkan.
secara kasat mata gue akuin burung hantu itu horor dan agak mistis, selama ini hampir semua binatang ga ada yang gue suka termasuk kucing, binatang yang sebagian orang bilang hewan paling lucu dan bersahabat itu ga sama sekali bersahabat sama gue. mungkin dari guenya yang ga pernah berani deketin diri dari kucing yang besar sampe ke yang kecil sekalipun. alasan kenapa gue takut sama binatang ga jauh cuma karena geli loh, entah geli karena kulitnya, bulunya, mukanya, ekspresi mereka, hiiiii v_v
skip dulu bahas si kucing, kita kembali sesuai judul ya.. ini nih pertama yang buat gue jatuh cinta sama owl gara-gara ini ders 
 
   
kalian tau ini lambang apa? ini logo jurusan gue di kampus ungu tercinta *ehem
kenapa logonya menggunakan dua burung hantu ada buku ditengahnya? gue juga agak sedikit lupa apa alasannya hehe tapi yang jelas karena jurusan gue jurusan penerbitan yang ga jauh dari ilmu nulis dan baca.
pada masa silam, masa abad sekian konon katanya burung hantu itu hewan pemberi kabar dan juga transport mengirim surat. di sisi kanan kiri juga terlihat pena yang berbulu kan? nah itu yang digunakan orang-orang masa silam untuk menulis ders.

Lanjut...
pertengahan tahun lalu gue go follow @nyunyucom
pada tau kan itu akun apa? buat kalian yang merasa muda dan berjaya, belum gaul kalo belum tau nyunyu itu apa coba di buka websitenya http://www.nyunyu.com/
pasti kalian ketagihan buat buka terus dan ikutin perkembangan si nyunyu kwuk!


Baru-baru ini gue jadi sering searching gambar owl dan berikut hasilnya :

 ini owl paling cantik yang gue temui di mbah google >,<
 matanya blue owl ini bikin naksirrr~


gara-gara dua owl ini juga gue jadi kepingin punya boneka owl yang lucunya harus percis sama! xoxo


dan yang terakhir, owl bag please be mine soon !!!
Jadi inti dari segala inti nih gue ga bener-bener suka sama si owl aslinya, lebih tepatnya gue suka sama icon owl dan yang pasti kalo untuk nemuin burung hantu disuruh deket-deket duh bakal jerit-jerit melebihi gue di deketin kucing kali ya ders ._.v